Tiga Klasifikasi Teh Populer di Indonesia

Topik kita kali ini yaitu Tiga Klasifikasi Teh Populer di Indonesia. Apa yang timbul di benak Anda jika mendengar kata “teh”? Kata ini pasti merujuk pada minuman yang awam dirasakan bersama dengan kudapan (snack). Teh memang tak jarang disampaikan di kala sore hari ketika bersantai. Namun, apakah Anda tahu sosok tanaman teh, kandungan kimia yang terdapat di daun teh, macam-tipe teh dan pengolahannya, hingga kwalitas teh yang bagus?

Tiga Klasifikasi Teh  Populer di Indonesia

Mengenal Tanaman Teh

Tiga Klasifikasi Teh Populer di Indonesia

Tanaman teh biasanya ditanam di perkebunan, tumbuh bagus di ketinggian 200-2.300 m dpl, dan dipanen secara manual. Teh berasal dari kawasan India bagian Utara dan Cina Selatan. Ada dua kelompok varietas teh yang tenar, yakni Camellia sinensis var. assamica yang berasal dari Assam dan Camellia sinensis var. sinensis yang berasal dari Cina. Camellia sinensis var. assamica daunnya agak besar dengan ujung runcing, meskipun C. sinensis var. sinensis daunnya lebih kecil dan ujungnya agak tumpul.

Pohon teh lazimnya berukuran kecil dan tampak seperti perdu sebab sering dilaksanakan pemangkasan. Sekiranya tidak dipangkas, tanaman teh akan tumbuh kecil ramping setinggi 5-10 m, dengan bentuk tajuk seperti kerucut. Tanaman teh mempunyai batang tegak, berkayu, bercabang-cabang, ujung ranting, dan daun muda berambut halus. Daunnya tunggal, bertangkai pendek, letak berseling, helai daun kaku seperti kulit tipis, formatnya elips memanjang, ujung dan pangkal runcing, serta tepi bergerigi halus. Daunnya memiliki pertulangan menyirip, panjang 6-18 cm, lebar 2-6 cm, warnanya hijau, dan permukaan mengilap.

Tiga Klasifikasi Teh Populer di Indonesia

Bunga timbul di ketiak daun, tunggal atau beberapa bunga bergabung menjadi satu, berkelamin dua, garis tengah 3-4 cm, warnanya putih cemerlang dengan kepala sari berwarna kuning dan harum. Buahnya berbentuk kotak, berdinding tebal, dan jika telah tua akan pecah berdasarkan ruangnya. Ketika masih muda berwarna hijau dan setelah tua berubah coklat kehitaman. Bijinya keras. Pucuk dan daun muda merupakan komponen yang digunakan untuk pembuatan minuman teh. Perbanyakan dapat dijalankan dengan biji, setek, sambung, atau cangkok.

Produk Teh di Pasaran

India adalah penghasil utama teh dengan produksi sepertiga dari sempurna produksi dunia dan mampu memasok 15% dari sempurna ekspor di pasar internasional. Selain India, negara penghasil teh lainnya adalah Cina, Sri Lanka, Kenya, Uganda, Tanzania,dan Zimbabwe, serta Vietnam. Vietnam yakni negara produsen baru dan mempunyai keunggulan komparatif sebab tarif bayaran tenga kerjanya rendah.

Tiga Klasifikasi Teh Populer di Indonesia

Produk yang dipasarkan pasar internasional lazimnya bukan berasal dari satu kebun atau pabrik saja, melainkan ramuan (blend) dari beberapa pabrik, bahkan dari beberapa negara. ini terjadi karena tiap perkebunan mempunyai ciri kwalitas yang khas. Sementara citra kualitas yang dipasarkan ke konsumen Eropa, semisal mensyaratkan kombinasi kualitas yang mesti dipenuhi oleh ramuan beberapa yang sungguh-sungguh khas.

Atas dasar itulah, dalam perdagangan teh dikenal pedagang perantara atau disebut blender (peramu) dan packer (pembungkus) yang menjual segera ke konsumen. Kondisi pemasaran demikian, menempatkan produsen pada posisi tawar yang kurang menguntungkan. Kelebihan pasokan serta kuatnya dominasi blender dan pasar mengakibatkan penentuan harga dibatasi oleh pembeli.

Tiga Klasifikasi Teh Populer di Indonesia

Secara umum, kwalitas teh dievaluasi menurut rasa (taste), wangi-wangian, dan warna seduhan (liquor) Pengevaluasian kualitas ditetapkan oleh seorang pakar pencicip (tea taste) berdasarkan analitik organoleptik, yaitu kemampuan mengevaluasi mutu dengan indra penglihatan, penciuman, dan perasa. Parameter lain, seperti kadar air dan berat macam (density), cuma sebagai pensupport.

Di pasaran ada beberapa variasi produk teh, di antaranya teh panili, yaitu teh hitam dengan ekstrak panili dan teh herbal ialah, teh hijau dengan tambahan ramuan rempah tertentu dan/emon tea. Beragamnya produk teh hal yang demikian tergantung pada budaya di suatu daerah atau negara. Sebagai teladan, di Jawa Tengah, teh dengan wangi-wangian bunga melati diberi tahu dengan gula, sedangkan di Jawa Barat dikenalkan tanpa gula. Di India, teh diperkenalkan dengan susu, padahal masyarakat Eropa Timur menyenangi seduhan teh yang kental.

Tiga Klasifikasi Teh Populer di Indonesia

Pada dasarnya, teh diproses menjadi tiga variasi, yaitu teh hijau, teh hitam, dan teh oolong. Lebih dari tiga perempat teh di dunia atau 75% diolah menjadi teh hitam dan menjadi salah satu tipe yang paling digemari di Amerika, Eropa, dan Indonesia. Sisanya sebanyak 23% diolah menjadi teh hijau dan 2% diolah menjadi teh oolong.

Teh (Camellia sinensis) saat ini dibedakan menurut lokasi tumbuhnya. inilah yang menyebabkan dikenalnya berbagai teh, seperti teh Cina, Sri Lanka, Jepang, Indonesia, atau teh Afrika. Teh hijau, teh oolong, dan teh hitam berasal dari tumbuhan yang sama. Nama dan bentuknya menjadi berbeda sebab progres persiapan yang dijalani berbeda. Julukan tiap-tiap ragam teh berbeda-beda pula pantas dengan daerah memproduksinya.

Berikut 3 tipe teh yang familiar dan berasal dari tumbuhan yang sama ialah:

Tiga Klasifikasi Teh Populer di Indonesia

1. Teh Hijau

Teh hijau merupakan nama teh yang diwujudkan dari daun tanaman teh yang dipetik dan mengalami cara kerja pemanasan untuk mencegah oksidasi. Teh hijau diketahui dua tipe berdasarkan asalnya, yakni teh hijau Cina dan Jepang.

2. Teh Hitam

Teh hitam yakni teh yang lebih teroksidasi daripada tipe teh lainnya yang terbuat dari tumbuhan teh yang sama (teh hijau dan teh oolong), dan lebih berasa seleranya serta lebih banyak mengandung kafeina daripada teh yang tak teroksidasi.

3. Teh Oolong

Teh oolong merupakan sejenis teh Tionghoa yang warnanya antara hijau dan hitam, dikala diseduh dengan baik teh ini akan memiliki rasa yang pahit tetapi meninggalkan rasa sedikit manis sesudah diminum.

Demikian informasi seputar Tiga Klasifikasi Teh Populer di Indonesia, kami harap artikel kali ini membantu kalian. Mohon post ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *